Posted by: muchammad thohir | February 25, 2009

Edukasi Agama

Meyakini Adanya Kehidupan Lain

Betapa berbedanya penampilan bangsa Muslim Palestina dengan bangsa Yahudi Israel menghadapi perang di Gaza. Ada ketegaran, ketenangan dan kesabaran yang sangat nyata terlihat di wajah banyak warga Gaza selama perang berlangsung. Sementara itu jelas terlihat hadirnya tanda-tanda kepanikan, keresahan dan ketakutan pada sebagian besar warga negara Zionis di wilayah selatan Israel setiap kali sirene berbunyi menjelang mendaratnya roket para pejuang Palestina.

Padahal jika dibandingkan jelas terlihat bahwa ancaman yang dihadapi warga Gaza sangat jauh berbeda dengan apa yang dihadapi oleh warga Israel Selatan. Rakyat Palestina menghadapi ancaman serangan pasukan Zionis Yahudi Israel dari arah udara, darat dan laut. Mereka diserang oleh militer  sebuah negara yang dikategorikan sebagai kekuatan urutan ketiga di seluruh dunia. Kekuatan yang  didukung oleh mesin pembunuh canggih buatan Amerika Serikat.

Read More…

Posted by: muchammad thohir | February 21, 2009

Do’a adalah senjata orang Muslim

Do'a sebagai senjata orang yang ta'at beragama

Do'a sebagai senjata orang yang ta'at beragama

Do’a Sumber Kekuatan

diasuh oleh Drs. H. Toto Tasmara

Jarang sekali orang yang memahami bahwa do’a itu merupakan sumber kekuatan. Mengumpulkan seluruh keyakinan yang ada pada sanubari untuk kemudian mengarahkannya kepada suatu maksud atau tujuan yang kita inginkan. lambatnya do’a di ijabah oleh Allah swt. adalah beberapa factor yang sangat :

:

* ketika kita berdo’a kita tidak konsisten dan terlalu terburu-buru untuk segera dikabulkan oleh Allah swt. sehingga tidak jarang orang yang berdo’a namun kemudian lantas mengeluh dengan apa yang ditakdirkan oleh Allah untuknya.

* kita hanya berdo’a disaat kita merasa benar-benar butuh kepada Allah, yakni pada di saat situasi sedang kritis dan ketika semua jalan terasa buntu. Pandangan ke depan seakan gelap tanpa sebuah tanda harapan.

* kita berdo’a tanpa merasa yakin dengan sepenuh bahwa Allah swt. akan mengabulkan do’annya, sehingga ketika kita bedo’a dia seakan tidak begitu terfokus pada pengharapan dan apa yang kita minta.

* kurangnya kekhusyu’an di dalam berdo’a, hal tersebut menyebabkan Allah tidak akan memperhatikan terhadap permohonan kita.

Ada beberapa klarisifikasi yang harus kita pahami tentang intensitas do’a ( permohonan seorang hamba kepada Allah swt. )

ketika kita memohon kepada Allah swt. Allah swt. akan memperhatikan tentang apa yang kita harapkan kepada-Nya karna Dia yang Maha Mengetahui dan Maha bijaksana tentang ketentuan-Nya bagi hamba-Nya.

Read More…

Posted by: muchammad thohir | February 21, 2009

Sekilas Cinta Dalam Pandangan Agama

rubrik agama dalam perspektif edukasi

rubrik agama dalam perspektif edukasi

Cinta Dulu atau Menikah Dulu ?”

Rubric keluarga bersama Hj. Chairunnisa’

Ada persepsi yang menyatakan bahwa untuk membangun sebuah rumah tangga yang harmonis itu hendaknya dipupuk dan dibina dulu rasa cinta diantara kedua calon Suami/Istri ( sebelum akad nikah ). Akan tetapi, ada juga yang berpendapat bahwa cinta kasih itu hendaknya dibina setelah akad nikah, bukan sebelum menikah. Mana pendapat yang lebih sesuai dengan ajaran Islam yang lebih mengajarkan tehadap nilai-nilai kebaikan bagi ummat manusia.

Jawab : Setelah pelaksanaan akad nikah atau ketika besetatus suami dan istri. Setiap Muslim wajib membina dan melestarikan cinta kasih. Makna dari pernyataan Allah swt. dalam Surah Ar-Rum :21, mengenai konsep keluarga yang ideal, sakinah, mawaddah wa rahmah, adalah tentang pentingnya melestarikan dan memelihara rasa cinta dan kasih sayang diantara suami istri. Setia suami dan istri wajib berusaha dan berdo’a demi kebaikan diantara keduanya. Dan mereka juga wajib memelihara etika yang di ajarkan dalam Islam misalnya menjauhi segala macam ucapan dan prilaku yang dapat mengurangi rasa saling mencintai. Read More…

Posted by: muchammad thohir | February 21, 2009

Rubrik Islami

Agama dalam aplikasi hidup

Agama dalam aplikasi hidup

Cinta Dulu atau Menikah Dulu ?”

Rubric keluarga bersama Hj. Chairunnisa’

Ada persepsi yang menyatakan bahwa untuk membangun sebuah rumah tangga yang harmonis itu hendaknya dipupuk dan dibina dulu rasa cinta diantara kedua calon Suami/Istri ( sebelum akad nikah ). Akan tetapi, ada juga yang berpendapat bahwa cinta kasih itu hendaknya dibina setelah akad nikah, bukan sebelum menikah. Mana pendapat yang lebih sesuai dengan ajaran Islam yang lebih mengajarkan tehadap nilai-nilai kebaikan bagi ummat manusia.

Jawab : Setelah pelaksanaan akad nikah atau ketika besetatus suami dan istri. Setiap Muslim wajib membina dan melestarikan cinta kasih. Makna dari pernyataan Allah swt. dalam Surah Ar-Rum :21, mengenai konsep keluarga yang ideal, sakinah, mawaddah wa rahmah, adalah tentang pentingnya melestarikan dan memelihara rasa cinta dan kasih sayang diantara suami istri. Setia suami dan istri wajib berusaha dan berdo’a demi kebaikan diantara keduanya. Dan mereka juga wajib memelihara etika yang di ajarkan dalam Islam misalnya menjauhi segala macam ucapan dan prilaku yang dapat mengurangi rasa saling mencintai. Read More…

Posted by: muchammad thohir | February 21, 2009

Sekilas Pandang Artikel

dimensi hati dari sisi yang lain yang begitu menakjubkan

dimensi hati dari sisi yang lain yang begitu menakjubkan

Siapkan Bekal Di Hari Esok ”

Kebanyakan di era yang penuh dengan perubahan mulai dari gaya hidup, culture budaya, dan bahkan gaya berfikir seperti sekarag ini. Prilaku manusia cenderung berubah, hal tersebut di pengaruhi oleh berbagai factor yang sangat kompleks sekali, misalnya dari lingkungan hidup yang semrawut, kebiasaan yang tanpa konsep, ibadah yang tidak konsisten, terlalu sering berhadapan dengan budaya asing tanpa bisa menfilterisasi segi positif dan negatifnya yang lambat laun akan memudarkan sendi-sendi kehidupan agamanya, dan juga terlalu sering menonton film-film atau sinetron yang tidak memberikan wawasan pendidikan di TV, dan masih banyak yang lain.

Karna dari life style tersebut, ahir dari titik kajian yang perlu kita bahas pada topic kita sekarang ini adalah bagaimana kita dapat mempersiapkan sedini mungkin untuk mengubah sikap kita yang kurang terarah, karna kita tahu bahwa “ maut tidak komprom i” ntah sekarang , nanti, atau besok lusa ajal pasti datang menjemput kita. Dan jika kita tidak menyiapkan sedini mungkin tentang perbekalan yang akan kita bawa menuju alam kehidupan yang lain nanti, lantas apakah tidak terpikirkan oleh kita “ apakah kita selamat atau tidak ” karna hal tersebut yang menentukan dari diri kita sendiri. Jika kita terlampau jauh terpengaruh model kehidupan yang tidak jelas tentu kehidupan kita akan semakin jauh dari alam riil yang seharusnya kita meniti diatasnya yang akan mengantarkan kita kepada hakikat kehidupan yang sebenarnya. Read More…

Posted by: muchammad thohir | February 14, 2009

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Categories